Panggilan dari nomor asing di WhatsApp kini semakin sering dialami pengguna. Tidak hanya sekali, sebagian orang bahkan menerima telepon berkali-kali dari nomor yang berbeda dalam satu hari. Kondisi ini membuat banyak pengguna merasa terganggu, terutama ketika panggilan datang pada malam hari atau saat sedang bekerja.
Fenomena tersebut ternyata bukan sekadar spam biasa. Dalam banyak kasus, panggilan dari nomor tidak dikenal di WhatsApp diduga menjadi bagian dari modus penipuan digital yang kini semakin berkembang.
Pelaku memanfaatkan rasa penasaran korban untuk membuka percakapan, mengangkat telepon, hingga memberikan informasi pribadi tertentu. Karena itu, pengguna diminta lebih waspada terhadap panggilan dari nomor yang tidak dikenal.
Panggilan Asing di WhatsApp Semakin Marak
WhatsApp saat ini menjadi salah satu aplikasi komunikasi paling aktif digunakan di dunia. Hampir semua aktivitas digital kini terhubung dengan WhatsApp, mulai dari pekerjaan, transaksi online, sekolah, hingga layanan publik.
Namun di balik kemudahan tersebut, muncul risiko baru berupa spam dan penipuan digital.
Banyak pengguna mengaku menerima telepon dari nomor luar negeri dengan kode negara yang asing. Ada pula nomor lokal yang terlihat mencurigakan karena menggunakan kombinasi angka acak.
Sebagian telepon hanya berdering singkat lalu mati. Modus ini sering digunakan untuk memancing korban agar menelepon balik.
Tidak sedikit pula yang langsung menawarkan pekerjaan online, investasi, atau hadiah tertentu saat panggilan diangkat.
Nomor Telepon Kini Mudah Menyebar
Pakar keamanan digital menilai maraknya spam WhatsApp tidak lepas dari banyaknya nomor telepon yang tersebar di internet.
Nomor pengguna bisa muncul di berbagai tempat seperti:
- Media sosial
- Marketplace online
- Grup publik
- Formulir digital
- Situs jual beli
- Database bocor
Ketika nomor sudah tersebar, pelaku spam dapat menggunakan sistem otomatis untuk menghubungi ribuan akun WhatsApp sekaligus.
Mereka biasanya mencari nomor aktif yang merespons panggilan atau pesan.
Karena itu, pengguna disarankan lebih berhati-hati saat membagikan nomor telepon di internet.
Modus Penipuan yang Sering Dipakai
Telepon spam di WhatsApp kini memiliki berbagai pola. Salah satu yang paling sering adalah tawaran pekerjaan paruh waktu dengan iming-iming bayaran besar.
Pelaku biasanya menghubungi korban secara acak lalu meminta korban bergabung ke grup tertentu atau mengklik tautan tertentu.
Selain itu, ada juga modus:
- Mengaku dari bank
- Customer service palsu
- Investasi kripto
- Undian hadiah
- Kurir paket
- Pinjaman online
Tujuannya sama, yakni mendapatkan data pribadi atau uang korban.
Beberapa penipu bahkan mencoba meminta kode OTP untuk mengambil alih akun WhatsApp.
Karena itu, pengguna diminta tidak pernah memberikan kode verifikasi kepada siapa pun.
WhatsApp Punya Fitur untuk Mengurangi Gangguan
Untuk mengatasi masalah tersebut, WhatsApp sebenarnya telah menghadirkan fitur keamanan khusus yang cukup efektif.
Pengguna dapat memblokir nomor tertentu secara manual agar tidak bisa lagi menghubungi mereka.
Caranya cukup mudah:
- Buka WhatsApp.
- Masuk ke menu “Panggilan”.
- Pilih nomor yang mengganggu.
- Tekan opsi “Blokir”.
Namun, jika spam datang terus-menerus dari nomor berbeda, ada solusi yang lebih praktis.
Aktifkan “Silence Unknown Callers”
WhatsApp memiliki fitur bernama “Silence Unknown Callers”. Fitur ini memungkinkan aplikasi membisukan panggilan dari nomor yang tidak tersimpan di kontak.
Ketika fitur aktif, telepon dari nomor asing tidak akan berbunyi atau mengganggu layar utama pengguna.
Meski begitu, riwayat panggilan tetap tersimpan sehingga pengguna masih bisa mengeceknya secara manual apabila diperlukan.
Berikut langkah mengaktifkannya:
- Buka WhatsApp.
- Masuk ke menu “Settings”.
- Pilih “Privacy”.
- Klik “Calls”.
- Aktifkan “Silence Unknown Callers”.
Fitur ini dinilai sangat membantu karena pengguna tidak perlu memblokir nomor satu per satu.
Jangan Asal Mengangkat Telepon Asing
Pakar keamanan digital mengingatkan bahwa pengguna sebaiknya tidak langsung percaya pada panggilan dari nomor yang tidak dikenal.
Jika telepon terasa mencurigakan, segera tutup komunikasi.
Jangan pernah memberikan informasi penting seperti:
- Kode OTP
- Password
- PIN ATM
- Nomor rekening
- Data identitas
Bank maupun layanan resmi umumnya tidak meminta data pribadi melalui panggilan WhatsApp.
Selain itu, pengguna juga disarankan tidak mengklik tautan yang dikirim oleh nomor asing karena bisa mengarah ke situs palsu atau pencurian data.
Privasi WhatsApp Perlu Dijaga
Selain memblokir spam telepon, pengguna juga perlu memperketat pengaturan privasi akun WhatsApp.
Beberapa informasi yang sebaiknya dibatasi antara lain:
- Foto profil
- Status online
- Last seen
- Story WhatsApp
- Info akun
Pengaturan ini dapat diubah melalui menu “Privacy” di WhatsApp.
Dengan membatasi akses informasi pribadi, akun pengguna akan lebih sulit dijadikan target spam maupun penipuan digital.
Ancaman Spam Digital Diprediksi Terus Meningkat
Meningkatnya telepon spam di WhatsApp menjadi tanda bahwa ancaman digital kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Nomor telepon yang dulu dianggap aman kini bisa dengan mudah menjadi sasaran pelaku kejahatan online.
Karena itu, pengguna perlu lebih bijak menjaga privasi digital mereka.
Mengaktifkan fitur “Silence Unknown Callers” bisa menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kenyamanan sekaligus keamanan saat menggunakan WhatsApp setiap hari.



















