Ternyata Inilah Penjelasan Ilmiah Bosan Buat Ngantuk!

Jurnalharian.id – Setiap manusia pasti pernah merasakan yang namanya bosan. Ada banyak orang yang merasakan hal ini dan ujung-ujungnya berdampak pada hadirnya kantuk. Namun sebelum merasa bosan, kantuk tersebut tidak ada!

Kamu tentu akan merasa bosan berkali-kali dalam sehari. Contohnya ketika kamu hendak sedang menunggu seseorang atau menunggu proses mulainya rapat dalam suatu perusahaan. Tentu setiap orang akan merasakan ngantuk ketika bosan mulai melanda. Kondisi ini wajar saja terjadi mengingat ada penjelasan ilmiah yang mendukung dari kejadian ini.

Para peneliti dari Jepang melakukan beberapa rangkaian riset dan hasilnya adalah ketika bosan maka otak manusia akan mengirim sinyal. Para ahli ini mengungkapkan fakta tersebut setelah sempat menguji pada tikus. Selanjutnya dapat diambil kesimpulan bahwa ketika rasa bosan melanda, otak kemudian melanjutkan sinyal tersebut kepada manusia.

Cara Kerja Otak

Pada kesempatan dalam penelitian itu juga disebutkan bahwa otak akan secara otomatis mengingkatkan rasa kantuk ketika bosan mulai melanda. Dapat dikatakan bahwa perasaan ini datang tiba tiba tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Ada suatu bagian dalam tubuh Manusia yaitu Nature Communications. Ini adalah bagian otak yang juga disebut sebagai Nukleus Akumbens. Fungsi dari Nukleus Akumbens ini adalah sebagai tempat untuk mengatur jumlah hormon adenosin yang ada di dalam tubuh setiap manusia.

Perlu kamu ketahui bahwa hormon ini dapat juga dikatakan sebagai hormon tidur karena ketika kamu mengantuk maka kamu akan tertidur.

Cara Atasi Kantuk Saat Sedang Rapat

Kamu bisa mengatasi dan mengusir rasa kantuk tersebut ketika hendak rapat dengan cara :

  1. Tariklah nafas sedalam-dalamnya. Hal ini akan membuat kadar oksigen dapat masuk ke dalam tubuh dengan sempurna.
  2. Minum minuman dingin karena minuman dingin dapat membuat otak kamu menjadi dingin dan tak terus menguap.
  3. Fokus pada pekerjaan. Ketika kamu dapat memfokuskan diri kamu, maka sesungguhnya kamu telah berhasil mengalahkan rasa bosan dan kantuk itu.

Bagaimana? Apakah masuk akal? Yuk komen dan share postingan ini.