Suara yang Menggugah Hati
Nathalie Holscher, figur publik yang lebih dikenal sebagai mantan istri komedian Sule, telah menarik perhatian publik setelah resmi memeluk agama Islam pada 22 September 2020. Keputusan ini diambil setelah Nathalie mendengar suara azan yang mengantarkannya pada hidayah yang dicari.
Awalnya, suara azan tersebut datang kepada Nathalie saat menjelang tidur. “Saya mendengar suara yang sangat jelas, seolah-olah panggilan itu ditujukan khusus untuk saya,” ceritanya. Suara tersebut menjadi sangat kuat dan mendunia, membuat dia merasa seolah terhubung dengan sesuatu yang lebih besar.
“Entah itu mimpi atau pengalaman spiritual, yang jelas, saya merasa ada yang memanggil,” ungkapnya. Nathalie berusaha untuk memahami pengalaman tersebut, dan hal inilah yang membuatnya mulai berusaha menggali makna dari suara azan itu.
Setelah mengalaminya, Nathalie pun mulai bertanya kepada teman-teman terdekat. “Mereka mengatakan ini adalah hidayah, yang semakin menguatkan saya untuk mencari informasi lebih lanjut tentang Islam,” ujarnya.
Keinginan yang Menguatkan
Setelah momen tersebut, Nathalie merasakan dorongan kuat untuk memeluk Islam. Keputusan ini dia ambil bukan karena paksaan, melainkan dari hati yang tulus. “Ketika saya berbicara dengan keluarga dan mereka mendukung keputusan saya, semua terasa lebih ringan,” terang Nathalie.
Menemukan jati diri dalam agama baru bukanlah hal yang mudah, tetapi Nathalie merasa bahwa jalan ini adalah jalan yang benar. “Saya tidak hanya mencari label, tetapi juga makna di balik hidup saya,” katanya tegas. Dukungan dari keluarga dan teman membuatnya merasa lebih percaya diri untuk melangkah.
Nathalie menganggap proses ini sebagai sebuah perjalanan spiritual yang penuh dengan pembelajaran. “Saya ingin memahami Islam lebih dalam dan memulai kehidupan baru yang lebih baik,” ujarnya penuh harapan.
Menjalani Kehidupan Mualaf
Setelah resmi menjadi mualaf, Nathalie berusaha untuk menjalani kehidupan dengan cara yang baru. Dari menghadiri pengajian hingga berinteraksi dengan komunitas Muslim, semuanya menjadi bagian dari perjalanan barunya. “Saya sangat excited untuk belajar. Setiap hari adalah kesempatan baru,” kata Nathalie.
Kehidupan baru ini juga membawanya untuk mengenal banyak orang yang sejalan dalam keyakinan. “Sungguh menyenangkan berada di antara orang-orang yang peduli dan saling mendukung dalam perjalanan ini,” tambahnya. Komunitas Muslim memberikan rasa harapan dan kebersamaan yang sangat ia nikmati.
Dia merasa bahwa hal terpenting dalam hidup adalah keinginan untuk terus belajar dan tumbuh. “Islam mengajarkan saya banyak hal tentang hidup, seperti bersyukur dan mencari pengetahuan,” ungkapnya.
Menempuh Jalan yang Terjal
Namun, perjalanan menjadi mualaf tidaklah tanpa tantangan. Nathalie pun terbiasa dengan kritik dan pendapat negatif dari beberapa kalangan. “Ada stigma yang sering kali menempel. Namun, alhamdulillah, saya memiliki dukungan dari orang-orang terdekat saya,” kata Nathalie.
Dia belajar untuk tidak terpengaruh dengan komentar yang datang. “Saya tentukan sendiri jalan hidup saya, dan tidak akan terpengaruh oleh orang lain,” tuturnya. Dengan keyakinan ini, Nathalie merasa lebih kuat untuk melawan berbagai rintangan dalam hidup.
Perjalanan spiritualnya menjadi semakin mendalam saat dia memahami bahwa setiap manusia pasti memiliki jalan yang berbeda. “Saya ingin orang-orang tahu bahwa kita bisa menemukan jati diri masing-masing tanpa merasa tertekan oleh harapan orang lain,” tegasnya.
Harapan di Masa Depan
Nathalie berharap bisa berbagi inspirasi kepada orang lain yang masih mencari jalan hidup. “Saya percaya bahwa hidayah akan datang kepada siapa saja yang mencarinya dengan hati yang tulus,” ujarnya dengan semangat. Dia ingin menjadi teladan bagi banyak orang.
Melalui Berbagai kesempatan, Nathalie ingin menyebarkan pesan positif. “Keberanian untuk mencari kebenaran harus dimiliki oleh setiap orang. Saya bangga bisa berada di jalur ini,” tutupnya.
Dengan semua yang telah dialaminya, Nathalie berusaha untuk membagikan pesan kepada dunia, bahwa setiap perjalanan spiritual, betapapun sulitnya, pasti akan membuahkan hasil yang baik.
