4
SHENZHEN — OnePlus resmi meluncurkan lini ponsel terbarunya, OnePlus Turbo 6 Series, di pasar China pada 9 Januari 2026. Seri ini terdiri dari dua perangkat, yakni OnePlus Turbo 6 dan OnePlus Turbo 6V. Keduanya dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan daya tahan baterai sangat besar tanpa harus mengorbankan desain ramping.
Baterai berkapasitas 9.000 mAh menjadi fitur paling menonjol dari kedua ponsel ini. Kapasitas tersebut jauh melampaui standar baterai smartphone pada umumnya, yang rata-rata masih berada di kisaran 5.000 mAh. Selama ini, baterai mendekati 9.000 mAh lebih lazim ditemui pada tablet atau ponsel khusus dengan bodi tebal.
OnePlus menjelaskan bahwa penggunaan teknologi baterai karbon silikon memungkinkan kepadatan energi yang lebih tinggi. Dengan teknologi ini, kapasitas baterai besar dapat dimuat ke dalam ruang yang lebih kecil dibandingkan baterai lithium-ion konvensional. Hasilnya, OnePlus Turbo 6 dan Turbo 6V tetap memiliki ketebalan 8,5 milimeter dengan bobot sekitar 215 gram.
Klaim penggunaan harian
OnePlus mengklaim baterai 9.000 mAh pada Turbo 6 Series mampu memberikan daya tahan panjang untuk penggunaan sehari-hari. Dalam skenario penggunaan berat, seperti bermain gim daring secara terus-menerus, baterai diklaim mampu bertahan hingga sekitar 10 jam. Untuk penggunaan hiburan ringan, seperti menonton atau mengakses video pendek, daya tahannya disebut bisa mencapai sekitar 22,5 jam.
Untuk pengisian ulang, kedua ponsel mendukung teknologi pengisian cepat 80 watt. OnePlus menyebutkan pengisian daya dari kondisi kosong hingga penuh memerlukan waktu sekitar 75 menit. Selain itu, tersedia fitur reverse charging dengan daya hingga 27 watt, yang memungkinkan ponsel digunakan sebagai sumber daya bagi perangkat lain melalui kabel.
Perbedaan posisi Turbo 6 dan Turbo 6V
Meski berada dalam satu seri, OnePlus Turbo 6 dan Turbo 6V menyasar segmen pengguna yang berbeda. OnePlus Turbo 6 diposisikan sebagai varian dengan performa lebih tinggi. Perangkat ini ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8s Gen 4, yang dipadukan dengan media penyimpanan UFS 4.1 dan dukungan konektivitas WiFi 7.
Layar OnePlus Turbo 6 memiliki refresh rate hingga 165 Hz. Angka ini ditujukan untuk memberikan pengalaman visual yang lebih mulus, terutama bagi pengguna yang sering bermain gim atau menikmati konten dengan frame rate tinggi.
Sementara itu, OnePlus Turbo 6V hadir sebagai opsi yang lebih terjangkau. Varian ini menggunakan chipset Snapdragon 7s Gen 4, media penyimpanan UFS 3.1, serta dukungan WiFi 6. Refresh rate layarnya berada di angka 144 Hz. Meski lebih rendah dari Turbo 6, spesifikasi ini masih berada di atas rata-rata ponsel kelas menengah.
Spesifikasi yang sama di banyak sektor
Di luar perbedaan pada chipset, refresh rate, dan konektivitas, kedua ponsel memiliki spesifikasi yang hampir identik. OnePlus Turbo 6 dan Turbo 6V sama-sama mengusung layar AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1.272 x 2.772 piksel. Tingkat kecerahan layar mencapai 1.800 nit.
Pada sektor kamera, OnePlus membekali kedua model dengan kamera utama 50 megapiksel dan kamera pendamping 2 megapiksel. Di bagian depan, tersedia kamera 18 megapiksel untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video. Tidak ada perbedaan konfigurasi kamera antara Turbo 6 dan Turbo 6V.
Fitur pendukung lainnya mencakup sistem pendingin berbasis vapor chamber untuk menjaga stabilitas performa, IR Blaster, serta sertifikasi ketahanan air dan debu IP69K. Sertifikasi ini menunjukkan perangkat memiliki tingkat perlindungan tinggi terhadap debu dan air bertekanan.
Kedua ponsel menjalankan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka ColorOS 16. OnePlus belum mengungkapkan detail mengenai jaminan pembaruan sistem operasi dan keamanan jangka panjang untuk seri ini.
Harga dan peluang pasar global
Di pasar China, OnePlus Turbo 6 tersedia dalam warna Hitam, Hijau, dan Perak. Harga dibanderol mulai dari 2.299 yuan atau sekitar Rp 5,5 juta hingga 3.099 yuan atau sekitar Rp 7,4 juta, tergantung konfigurasi RAM dan penyimpanan.
Adapun OnePlus Turbo 6V hadir dalam pilihan warna Hitam, Putih, dan Biru dengan harga mulai dari 1.899 yuan atau sekitar Rp 4,5 juta. Penjualan perdana dijadwalkan mulai 9 Januari 2026.
Hingga kini, belum ada kepastian mengenai kehadiran OnePlus Turbo 6 Series di Indonesia. Hal ini sejalan dengan kondisi OnePlus yang saat ini belum kembali memasarkan produknya secara resmi di Tanah Air, meski berada dalam satu grup ekosistem dengan Oppo. Untuk pasar global, seri ini dilaporkan akan hadir dengan nama berbeda, namun informasi tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari OnePlus.
