Game Pengganti PUBG Sukses di China

Jurnalharian.id – Tencent belum lama ini baru saja mengeluarkan game terbarunya yaitu Game of Peace. Sebab pada awalnya game keluarannya yakni PUBG mendapat penolakan di China. Jadi dari game terbarunya ini mereka bertujuan agar pemain bisa dengan mudah migrasi dari PUBG.

Game of Peace ini memang belum lama di rilis, baru beberapa hari saja game ini sudah bisa mendapatkan kesuksesan besar. Diman game keluaran Tencent ini menjadi game battle royal dengan omset terbesar. Hanya memakan waktu kurang lebih 72 jam game ini dengan mudah menarik banyak peminat.

Berdasarkan laporan dari firma analisi di Amerika Serikat, dikatakan di China para pengguna App Store telah menghabiskan dana sebanyak USD 14 juta. Dari hasil pembelian Game of Peace ini Tencent mendapatkan keuntungan sekitar Rp 202 miliar sampai saat ini.

Bukan hanya itu saja, game ini menjadi game dengan download terbanyak sekarang ini. Dari laporan Sensor Tower ini dikatakan bahwa dalam tiga hari pendapatannya sudah enak kali lipar dibandingkan dengan PUBG dari negara lain di waktu yang bersamaan.

Baca Juga: Cara Ampuh Atasi Situs Diblokir Gunakan Ini…

Dengan begitu keuntungan yang dari Game of Peace menjadi pencapaian luar biasa. Sebab sebelumnya mereka gagal untuk memperjuangkan game PUBG untuk masuk ke China. Dalam waktu satu tahun, perusahaan yang didirikan oleh Ma Huateng ini hnaya bisa memberikan ijin untuk PUBG sebagai game uji coba saja.

Sedangkan untuk memainkan Game of Peace ini diberikan batasan umur yang sudah ditentukan. Dimana pemain yang bisa memainkan game yang satu ini wajib minimal berusia 16 tahun. Kemudian bagi yang berusia 16-18 tahun hanya diberikan durasi bermain selama 2 jam saja dalam perhari.