Google resmi mengaktifkan Android 17 Beta 1 untuk perangkat Pixel pada 13 Februari 2026, setelah sempat menunda peluncuran yang dijadwalkan di awal pekan. Penundaan singkat itu tidak disertai penjelasan detail, namun versi beta kini telah tersedia melalui program Android Beta untuk perangkat yang kompatibel.
Rilis ini hadir di tengah siklus Android 16 QPR yang masih berjalan. Namun Android 17 memperlihatkan arah berbeda. Fokusnya tidak lagi sebatas pembaruan fitur permukaan, melainkan penguatan fondasi sistem, terutama untuk perangkat layar besar dan perlindungan data.
Tekanan Baru untuk Ekosistem Aplikasi
Perubahan paling signifikan di Android 17 ada pada kebijakan adaptivitas layar. Mulai API level 37, pengembang tidak dapat lagi mengunci orientasi aplikasi atau menonaktifkan dukungan resize pada perangkat dengan lebar minimal 600dp.
Kebijakan ini memaksa aplikasi berjalan optimal dalam mode portrait, landscape, dan jendela fleksibel. Tablet dan ponsel lipat menjadi prioritas utama. Google secara tidak langsung mengirim pesan bahwa pengalaman setengah matang di layar besar tidak lagi dapat ditoleransi.
Optimalisasi desktop windowing juga diperkuat. Ketika perangkat dihubungkan ke monitor eksternal, sistem mendukung pengaturan jendela bebas yang lebih stabil. Multitasking semakin mendekati model desktop tradisional, bukan lagi sekadar tampilan layar besar yang diperluas.
Kamera dan Media Disiapkan untuk Kelas Profesional
Android 17 menghadirkan API kamera yang memungkinkan perpindahan mode tanpa memulai ulang sesi kamera. Transisi antar lensa dan mode kini lebih mulus, mengurangi gangguan visual saat pengguna berpindah fungsi.
Akses metadata sensor juga diperluas. Aplikasi dapat membaca data dari seluruh sensor kamera fisik yang aktif. Bagi pengembang aplikasi kamera, ini berarti ruang inovasi lebih luas untuk pengolahan gambar tingkat lanjut.
Dukungan terhadap Versatile Video Coding atau H.266 menjadi peningkatan penting. Codec ini dirancang untuk memberikan kualitas visual tinggi dengan ukuran file lebih efisien dibanding generasi sebelumnya. Untuk perekaman resolusi tinggi, efisiensi penyimpanan menjadi nilai strategis.
Fitur normalisasi audio antar aplikasi turut disematkan. Sistem menyesuaikan volume secara otomatis sehingga perpindahan dari video ke aplikasi musik tidak menimbulkan lonjakan suara yang mengejutkan.
Lapisan Keamanan Lebih Dalam
Android 17 memperkenalkan App Lock bawaan sistem. Pengguna dapat mengunci aplikasi tertentu menggunakan biometrik atau PIN tanpa aplikasi pihak ketiga. Fitur ini menjawab kebutuhan privasi yang selama ini diatasi melalui solusi tambahan.
Google juga menghadirkan Android Advanced Protection Mode. Mode ini ditujukan bagi pengguna dengan risiko keamanan tinggi. Sistem memperketat perlindungan terhadap akses tidak sah dan potensi eksploitasi.
Fitur Identity Check menambah perlindungan pada data sensitif. Mekanisme ini membatasi akses informasi penting meskipun perangkat dalam kondisi terbuka.
Optimalisasi di Tingkat Sistem
Perubahan mendasar juga terjadi pada manajemen performa. Android 17 membawa Lock free MessageQueue yang dirancang untuk mengurangi stutter dan frame yang terlewat pada animasi sistem. Respons antarmuka menjadi lebih stabil.
Android Runtime diperbarui dengan generational garbage collection yang lebih efisien dalam pengelolaan memori. Google menyebut waktu buka aplikasi dalam kondisi cold start dapat meningkat hingga sekitar 10 sampai 15 persen.
Peningkatan ini tidak selalu terlihat secara langsung, namun berdampak pada kelancaran penggunaan harian.
Penyempurnaan Antarmuka
Android 17 Beta 1 menghadirkan sejumlah perubahan visual. Menu Settings tampil lebih ringkas dengan elemen yang dipadatkan. Ikon overflow pada panel volume diganti menjadi ikon pengaturan yang lebih jelas.
Widget pencarian mengalami penyesuaian desain. Indikator lokasi terlihat sedikit lebih gelap. Animasi Gemini screen shrink kini dapat diakses melalui gestur dari sudut layar.
Sistem juga menampilkan estimasi kesehatan baterai dalam menu pengaturan. Fitur ini memberikan gambaran degradasi baterai dalam jangka panjang.
Kode internal menunjukkan potensi pemisahan panel notifikasi dan Quick Settings melalui arah gestur berbeda, meski belum aktif secara default pada Beta 1.
Live Updates dan Konektivitas
Fitur Live Updates diperluas dengan bilah progres yang lebih panjang dan tombol navigasi yang lebih jelas. Informasi perjalanan dan pengiriman dapat dipantau lebih mudah langsung dari notifikasi.
Google menambahkan profil perangkat pendamping untuk alat medis dan pelacak kebugaran. Wi Fi Ranging ditingkatkan untuk mendukung pengukuran lokasi dalam ruangan yang lebih akurat.
Jadwal Menuju Rilis Stabil
Google menargetkan Android 17 mencapai Platform Stability pada Maret 2026. Pada tahap ini, API final tersedia untuk pengembang aplikasi. Versi stabil diperkirakan meluncur pada Juni 2026 untuk perangkat Pixel, dengan pembaruan minor lanjutan pada kuartal keempat 2026.
Android 17 Beta 1 tersedia untuk berbagai model Pixel, mulai dari generasi Pixel 6 hingga Pixel 10 dan varian foldable. Daftar lengkap perangkat kompatibel telah diumumkan melalui program resmi Android Beta.
Android 17 menunjukkan arah konsolidasi strategi Google. Penekanan pada layar besar, keamanan sistem yang lebih terintegrasi, serta optimalisasi performa menjadi tiga pilar utama. Versi beta ini masih dapat mengalami perubahan sebelum rilis final, namun fondasi teknis yang diperkenalkan sudah memperlihatkan langkah yang lebih tegas dibanding generasi sebelumnya.
