Pertengahan tahun 2016 adalah masa dimana saya berusaha migrasi dari koneksi internet berbasis kawat jemuran menuju internet berbasis fiber optik. Masa masa sebelum migrasi, Saya menggunakan modem 3G telkomsel dan 4G Smartfren untuk koneksi internet menuju kantor. Posisi saya waktu itu di Solo. Tepatnya Karanganyar, Colomadu.

Setelah istri memutuskan untuk resign dan ikut ke Jogja. Saya berusaha mencari solusi bagaimana mestinya saya bekerja dengan koneksi internet yang bagus tapi memiliki FUP yang masuk akal. Saya berusaha mendaftar online ke indihome, https://indihome.co.id/subscribe

Oke sampai disitu berkas online masuk, dan kemudian 147 menghubungi saya. Mereka kemudian mereka menanyakan alamat dan posisi di google maps untuk dicarikan posisi ODP terdekat. Jika ODP dalam radius 200M ada, maka itu artinya area anda tercover fiber optik Telkom.

Sudah saya daftar dengan alamat Solo dan Jogja. Karena kami di Jogja, saya berusaha memasukan berkas lagi ke telkom terdekat. Hasilnya ditelpon 147 dan dicek jaringan tercover atau belum. Ya hasilnya nihil, belum ada jaringan, jauh dari ODP sekitar 400-500meter.

Saya mencoba searching harga ODP, menghubungi marketing, hasilnya perfect, NOOOOL besar. Kemudian saya menemukan kontak rekanan Telkom Akses yang menjual ODP ke Telkom. Saran dia adalah cari kantor Telkom Akses, atau paling tidak carilah orang Telkom Akses.

Kenapa bukan teknisi Indihome? Oke, jika jaringan sudah ada, maka teknisi Indihome akan menuju tkp untuk instalasi dan menawarkan paket yang sesuai. Jika belum ada jaringan? Yah itulah tugas Telkom Akses. Mereka yang membuka jaringan fiber optik ke home user.

Saya berhasil kontak orang telkom, disini dia telkom Indihome bagian marketing. Untungnya dia dulu sekolah di SMK Hamong Putra Pakem. Sehingga tahu kawasan kami. Kemudian kami bertemu di Balai Desa Harjobinangun, karena kantor desa juga ingin berlangganan. Akhirnya saya berusaha mengumpulkan 12-15 user di sepanjang area Pakem, Sukunan, Katen, Cepit, Pojok, Blembem Kidul. Kemudian sambil saya jalan dengan orang Telkom Akses, kami mencoba mencari user lagi. Dapatlah kami 2 titik, Pakemsari. Hotel dan toko nya ingin berlangganan.

Masalah kami sama, mentok di registrasi online tanpa tindak lanjut. Setelah selesai masalah rekap user yanbg berlangganan, dengan kira kira 15 user. Mereka pun melakukan maping ODP dan perencanaan dimana ODP akan dipasang.

Ini adalah maping ODP Blembem Kidul Harjobinangun Pakem

Ini adalah maping ODP Pasar Pakem menuju Pakemsari

Ini adalah maping ODP desa Pojok, dimana saya dapt slot ODP. 1 ODP cuma untuk saya sendiri.

Ini adalah posisi ODP sepanjang Pakem, Sukunan, Katen, Cepit, Pojok

Akhirnya saya bisa berlangganan Indihome 3 play yang mungkin awalnya susah. Kebanyakan user yang ingin migrasi dari kawat jemuran ke Indihome fiber optik terkendala proses registrasi yang sebetulnya mudah, tapi pemerataan jaringan yang belum merata.

 

 

 

Comments

comments